Banyumas – Suasana dingin dan hujan pagi hari, Kamis, 27 November 2025, tidak menyurutkan semangat Kontingen pendidikan anak usia dini Kecamatan Pekuncen untuk berlaga di ajang kreativitas anak jenjang TK tingkat kabupaten, yang dilaksanakan di kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas. Rintik hujan justru menjadi saksi keberangkatan rombongan guru dan siswa terbaik, membawa asa mengharumkan nama wilayahnya di panggung PORSENI PAUD Banyumas 2025.
Peserta yang dikirim merupakan juara 1 hasil seleksi tingkat kecamatan di bawah komunitas IGTKI Pekuncen. Proses seleksi diikuti oleh hampir seluruh TK dalam komunitas, dengan prinsip kompetisi sehat untuk memilih wakil terbaik yang kemudian diberangkatkan ke tingkat kabupaten. “Cuaca dingin dan hujan sejak pagi tidak membuat anak-anak takut. Mereka tetap semangat, bahkan berangkat lebih awal didampingi gurunya,” ungkap salah satu guru pendamping.
Perjalanan menuju lokasi lomba ditempuh menggunakan angkutan umum berupa bus kecil jenis mikro atau Mikrobus, yang disewa khusus untuk rombongan kontingen. Informen kedua menjelaskan, perjalanan dari Pekuncen ke pusat kota menjadi momen kebersamaan hangat di tengah dinginnya pagi. Dengan iring-iringan doa, guru, orang tua, dan anak-anak tiba di kompleks Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, tempat seluruh lomba digelar terpusat.
Ajang ini melombakan empat cabang: deklamasi, menggambar krayon, estafet halang rintang, dan estafet menyusun menara gelas menggunakan sumpit. Puncak kebanggaan hadir saat Kontingen Kecamatan Pekuncen berhasil menyabet dua penghargaan bergengsi. Informen ketiga menyebutkan, Juara 1 cabang Estafet Halang Rintang diraih oleh perwakilan TK Diponegoro 160 Cibangkong, sementara Juara 2 cabang Estafet Menara Gelas diraih oleh wakil TK Pertiwi Semedo. Lomba Halang Rintang sendiri menguji ketangkasan anak melewati papan titian, lompatan, zigzag, dan ketepatan mengambil objek sesuai angka, sementara penyusunan menara gelas dengan sumpit menuntut fokus, koordinasi, dan kekompakan tim.
Koordinator kegiatan mengapresiasi performa peserta. “Prestasi ini membuktikan bahwa anak-anak dari Pekuncen mampu menunjukkan eksistensinya di tingkat kabupaten. Mereka berani tampil, kompak, dan sportivitasnya hebat. Ini modal besar menuju generasi emas,” ujarnya.
Ramah tamah dan foto bersama menutup kegiatan dengan suasana akrab. Capaian ini menjadi kebanggaan bagi komunitas IGTKI PGRI Pekuncen, sekaligus mempertegas bahwa kreativitas dan ketangkasan anak usia dini di Kabupaten Banyumas terus tumbuh, bahkan di tengah tantangan cuaca. Prestasi manis ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi lembaga PAUD lain untuk terus mengasah bakat anak melalui pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna.


0 komentar