-->
    BLANTERORBITv102

    Refleksi Peran Ibu Bangsa: DWP Korwilcam Dindik Pekuncen Peringati HUT Ke-26 dan Hari Ibu Ke-97.

    Jumat, 19 Desember 2025



    PEKUNCEN – Mengintegrasikan semangat sejarah perjuangan perempuan dengan tantangan era digital, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Korwilcam Dindik Pekuncen menyelenggarakan peringatan HUT DWP ke-26 dan Hari Ibu (PHI) ke-97 pada Sabtu, 20 Desember 2025. Acara yang mengusung tema "Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045" ini menjadi panggung penguatan karakter dan ketahanan keluarga ASN di wilayah Pekuncen.

    ​Kegiatan ini diawali dengan prosesi khidmat yang dipandu oleh Ibu Risma melalui lagu Indonesia Raya dan Mars DWP. Dalam sesi edukasi sejarah, dipaparkan kembali tonggak penting Kongres Perempuan Indonesia pertama yang diikuti oleh 30 organisasi perempuan dari Jawa dan Sumatera. Momentum tersebut menjadi cikal bakal terbentuknya Perikatan Perkumpulan Istri Indonesia (PPII), yang melalui kongresnya menetapkan visi "Ibu Bangsa" setiap tiga tahun sekali—sebuah komitmen bahwa perempuan Indonesia adalah pendidik pertama bagi generasi penerus.

    ​Ketua Panitia, Ibu Rustanti, dalam laporannya menjelaskan bahwa peringatan ini adalah bentuk penghormatan terhadap perjuangan perempuan dalam menuntut persamaan hak yang sesuai dengan kodratnya. Ia juga mengisahkan perjalanan organisasi dari berdirinya Dharma Wanita pada 5 Agustus 1974 oleh Amir Mahmud, hingga bertransformasi menjadi Dharma Wanita Persatuan (DWP) di bawah kepemimpinan Abdurrahman Wahid dengan menetapkan Ny. dr. Nila F. Moeloek sebagai pimpinan untuk menjadi organisasi yang mandiri dan netral dari politik.

    ​"Kami berupaya mengekspresikan penghormatan kepada sosok ibu yang berjuang dalam kehidupan. Di usia ke-26 ini, DWP harus semakin responsif di era digital guna mendukung penguatan karakter ASN," ungkap Ibu Rustanti.

    ​Kemeriahan acara semakin terasa dengan penampilan geguritan oleh Virendra Afsen Rindu Qorifemas serta rangkaian lomba kreatif seperti sambung lagu, fashion show, dan lomba foto bersama ibu yang dikoordinasikan oleh Ibu S. Muktiwijayanti Septinarini.

    Korwilcam Dindik Pekuncen dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya acara ini. Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Bapak Joko beserta tim yang telah memberikan dukungan teknis sehingga acara berjalan luar biasa. Dalam orasinya, Korwilcam menekankan filosofi peran ibu sebagai pilar stabilitas negara.

    ​"Sukses seorang suami sebagai PNS tidak lepas dari peran istri yang mendorong kinerjanya. Ibu adalah peran penting bagi suami; tonggak dasar negara sesungguhnya terletak pada moralitas seorang ibu," tegas Korwilcam saat membuka rangkaian lomba.

    ​Acara yang dipandu oleh petugas penjemput tamu Ibu Eni R, Ibu Siti Toyibah, dan Ibu Umi Aminah ini ditutup dengan doa oleh Ibu Heni Mei Deviana, M.Pd. Melalui peringatan ini, DWP Korwilcam Dindik Pekuncen menegaskan kembali bahwa perempuan tidak hanya berkarya secara domestik, tetapi juga bersinergi menjadi instrumen penting menuju Indonesia Emas.