PEKUNCEN – Pengurus Cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Pekuncen menggelar rapat koordinasi strategis pada hari ini, Jumat (08/05/2026). Pertemuan yang berlangsung di aula Korwilcam Dindik Pekuncen ini dihadiri oleh sekertaris ranting dan perwakilan anggota untuk membahas dua agenda krusial: penguatan internal organisasi dan teknis migrasi data keanggotaan menuju sistem digital.
Acara dimulai tepat pukul 13.00 WIB, dibuka dengan khidmat
oleh Bapak Untung selaku pembawa acara (MC). Mengawali sesi utama, Ketua PGRI
Cabang Pekuncen, Bapak Akhmad Sukaryanto, S.Pd., menyampaikan sambutan yang
menekankan pentingnya menjaga marwah organisasi. Dalam arahannya, beliau
menjelaskan bahwa di tengah perubahan zaman yang serba cepat, solidaritas
antar-pendidik adalah fondasi yang tidak boleh goyah.
"PGRI adalah rumah besar kita semua. Tanpa solidaritas
yang kokoh, perjuangan kita untuk meningkatkan harkat serta martabat guru akan
terasa berat. Mari kita rapatkan barisan dan saling menguatkan," ujar Bapak
Akhmad Sukaryanto dalam kutipan langsungnya yang disambut hangat oleh para
peserta rapat.
Sejalan dengan visi penguatan organisasi, Wakil Ketua PGRI
Cabang Pekuncen, Bapak Aminudin, S.Pd., memberikan pemaparan mendalam mengenai
urgensi akurasi data dalam masa transisi administrasi. Beliau mengingatkan
bahwa saat ini PGRI tengah melakukan langkah besar melalui pembuatan Kartu
Tanda Anggota (KTA) Digital.
Bapak Aminudin menegaskan bahwa seluruh pengurus harus melakukan rekap ulang data anggota secara mendetail. Hal ini dilakukan demi meminimalisir risiko kesalahan input yang dapat menghambat proses verifikasi. Menurut beliau, keakuratan data merupakan syarat mutlak agar layanan digital organisasi dapat dirasakan manfaatnya secara maksimal oleh seluruh guru.
Memasuki agenda inti, penjelasan teknis dan tata cara
pembuatan KTA Digital disampaikan secara komprehensif oleh Bapak Aditya Angga
Raharja selaku Sekretaris PGRI Cabang Pekuncen. Beliau memandu para peserta
langkah demi langkah, mulai dari prosedur pendaftaran pada platform resmi
hingga proses sinkronisasi data nasional.
Dalam narasinya, Bapak Aditya Angga Raharja mengatakan bahwa KTA Digital bukan sekadar inovasi administratif, melainkan identitas modern yang akan mempermudah akses program-program strategis PGRI ke depan. Beliau berharap tidak ada lagi anggota yang terkendala masalah teknis karena pendampingan akan terus dilakukan oleh tim sekretariat.
Rapat koordinasi yang berlangsung dinamis dan interaktif ini
resmi berakhir pada pukul 15.00 WIB. Melalui pertemuan ini, PGRI Cabang
Pekuncen optimis dapat segera menuntaskan proses digitalisasi anggotanya dengan
tetap menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan yang telah menjadi ciri khas
organisasi.



0 komentar